Contoh Penerapan Simulasi Analisa Kebutuhan Oleh Desta Dwipuspa Ningtyas_ 1903015151
Interaksi Antar Variabel
Pola Interaksi antar variabel dijelaskan dengan hubungan yang saling mempengaruhi antar variabel yang ada. Kapasitas produksi mempengaruhi kemampuan pemenuhan oleh importir dan kapasitas produksi dipengaruhi oleh kemampuan teknologi (mesin) dan tenaga kerja. rendahnya kapasitas produksi mempengaruhi jumlah pemenuhan permintaan yang selanjutnya berpengaru terhadap keuntungan UMKM, Nur, dkk. jumlah keuntungan dan kapasitas produksi merupakan indikator daya saing UMKM mebel pada penelitian ini. pada interaksi ini. pada interaksi variabel digambarkan skenario berupa kebijakan yang akan diterapkan untuk melihat perubahan terhadap model yang diproduksi dalam kurun waktu 120 bulan atau 10 tahun . skenario yang dikembangkan dalam pemodelan simulasi ini adalah investasi mesin semi modern maupun mesin modern, dan investasi peningkatan kemampuan tenaga kerja bantu untuk menjadi tenaga ahli.
2. Diagram Stock and Flow
3. Simulasi Hasil Pembahasan
berdasarkan hasil simulasi kondisi eksisting, ditemukan bahwa keterbatasan kapasitas produksi yang oleh kemampuan mesin dan kemampuan tenaga kerja mempengaruhi profit atau keuntungan UKM. Terkait dengan hasil wawancara dengan pelaku UKM, diharapkan adanya peningkatan kapasitas produksi melalui penambahan mesin produksi dan tenaga ahli mebel. sehingga pada skenario yang diajukan oleh penggantian mesin semi modern ke mesin mengganti 4 unit mesin modern, mengganti 8 unit mesin modern, menambah 4 unit mesin modern, 8 unit mesin modern, atau menambah 4 unit mesin modern dan investasi tenaga ahli mebel, maka hasil skenario terlihat.
pada skenario dilakukan untuk mendapatkan strategi terbaik dengan parameter nilai keuntungan yang tertinggi sebagai indikator daya saing UKM. Pada kondisi eksisting, nilai keuntungan pada tahun ke -10 sebesar 1,4 miliar rupiah. setelah menerapkan 4 skema yaitu menggunakan 4 unit mesin modern, 8 unit mesin modern, penambahan 4 unit mesin modern dan investasi tenaga ahli, maka strategi dengan nilai keuntungan UKM tertinggi senilai 2, 173 miliar rupiah dengan melakukan investasi 4 unit mesin modern. keuntungan terendah senilai 762,17 juta rupiah pada skenario penambahan 4 unit mesin modern. pemiliham strategi jangka pendek dapat dipertimbangkan dengan mengganti mesin modern menjadi 4 unit tenaga ahli mebel sehingga dapat berdampak positif pada jangka menengah dan jangka panjang, maka pelaksanaan scenario investasi tenaga ahli dapat dipertimbangkan. sehingga terjafi keputusan perubahan mesin dan adanya kepastian permintaan mebel, maka UKM tidak memiliki kesulitan terkait tenaga ahli lagi sehingga demikian daya saing UKM dapat meningkat.
Komentar
Posting Komentar